Beranda Nasional Ini Syarat dan Cara Membuat NPWP

Ini Syarat dan Cara Membuat NPWP

Ini Syarat dan Cara Membuat NPWP

Minggu, 08 Maret 2020, 10:50 WIB/ Kontributor Kompas/ Editor: M. Sukur

Investigasipos.com – NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang wajib dimiliki Wajib Pajak, baik perorangan maupun badan usaha.

NPWP merupakan identitas dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan dan menjadi persyaratan pelayanan umum, seperti pengajuan kredit.

Berikut adalah syarat dan cara membuat NPWP baik bagi wajib pajak pribadi maupun badan usaha.

Baca juga : Polri Buka Penerimaan Bintara 2020, Ini Cara Daftar hingga Syaratnya

Syarat Membuat NPWP;

a. Syarat NPWP orang pribadi (karyawan/ pegawai)

-Fotokopi KTP/Paspor/Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
Fotokopi SK PNS atau Keterangan Kerja dari perusahaan tempat Anda bekerja.
Isi Formulir Pendaftaran (tersedia di Kantor Pajak).

b. Syarat NPWP pemilik usaha (wiraswasta)

-Fotokopi KTP pemilik usaha.
Fotokopi Surat Keterangan Usaha minimal dari Kelurahan.
Isi Formulir Pernyataan usaha bermaterai 6000.
Isi Formulir Pendaftaran (tersedia di Kantor Pajak).
Mendatangi kantor pajak untuk mendaftar, dan tidak dapat diwakilkan.

c. Syarat NPWP wanita kawin

-Wanita kawin yang memilih melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya secara terpisah berdasarkan perjanjian pemisahan penghasilan dan harta, harus dilampiri dengan:

-Fotokopi Kartu NPWP suami.
Fotokopi Kartu Keluarga.
Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau surat pernyataan menghendaki melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.

-Fotokopi Surat Keputusan (SK) PNS atau Keterangan Kerja.
Isi Formulir Pendaftaran (tersedia di Kantor Pajak).

Baca juga : 16 Aturan Resmi Penanganan Corona di Institusi Pendidikan, Sekolah dan Perguruan Tinggi

Cara Membuat NPWP
Saat ini Direktorat Jenderal Pajak baru mengakomodasi pendaftaran NPWP online untuk orang pribadi saja. Sementara untuk membuat NPWP badan hanya bisa dilakukan dengan cara datang langsung ke kantor pajak.

a. Minta surat keterangan dari kelurahan

Persiapkan dulu surat keterangan mengenai status pekerjaan. Surat ini dibutuhkan untuk mendaftar secara langsung atau melalui jalur online.

Jika belum bekerja, minta surat keterangan dari kelurahan dan isi status yang sekiranya sesuai, seperti freelance atau wiraswasta. Jangan diisi keterangan belum bekerja.

b. Pilih cara online

Pembuatan NPWP bisa dilakukan secara online dengan membuat akun melalui situs kantor pajak di www.ereg.pajak.go.id. Caranya sebagai berikut:

Masuk ke www.pajak.go.id
Pilih e-registration.
Klik daftar. Setelah itu lengkapi kolom nama, alamat email aktif, password, dan sebagainya lalu klik Save.

Baca juga : Tips Pencegah Penularan Virus Corona dari Ka Dinkes Prov Kepri

Aktivasi akun dengan membuka email dari Dirjen Pajak dan ikuti petunjuknya. Isi data pekerjaan dan domisili. Lalu, klik “Submit”. Pelaporan SPT bisa dilakukan di mana saja secara online.

Periksa email berisi nomor transaksi dari Ditjen Pajak. Login kembali dengan menggunakan email Anda dan lihat informasi KPP (Kantor Pajak Pratama) terdekat yang akan menerbitkan NPWP Anda.

Tunggu aplikasi permohonan. Pengajuan permohonan NPWP diterima atau ditolak bisa cek melalui email atau history pendaftaran aplikasi e-Registration Kartu NPWP dikirim ke alamat Anda dalam waktu kurang lebih 14 hari jika tanpa kendala.

Jika melewati periode tersebut, kemungkinan terdapat dokumen yang belum dilengkapi atau dianggap tidak sah. Daftar NPWP online kembali dan mengirimkan formulir dan dokumen yang dibutuhkan atau informasi lebih lanjut telepon KPP tempat Anda terdaftar.

Kartu NPWP bisa didapatkan dengan langsung mendatangi KPP terdekat dengan mengeprint email tersebut dan bawa ke KPP terdekat untuk dicetak dalam bentuk kartu.
Jika ditolak dengan alasan perbedaan domisili dan KTP atau lainnya, Anda bisa mendatangi KPP lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here