Siaga Evakuasi WNI di Wuhan, TNI AU Siapkan Tiga Pesawat dan Personel Kesehatan
29 Januari 2020 – 13.50 Wib/ Kontributor: Arianto/ Editor: Muhamad Sukur
Investigasipos.com. JAKARTA – Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama Fajar Adriyanto sebut, TNI Angkatan Udara (AU) menyiagakan tiga pesawat serta Personil kesehatan untuk membantu mengevakuasi WNI di Wuhan (China).
“Kami sudah siapkan pesawat Boeing 737 dan C130 Hercules. Hal ini berdasarkan hasil rapat dua hari lalu bersama Kemenko Polhukam, Kemenkes dan Kemenlu,” ucapnya kepada awak media di Jakarta, Rabu (29/01/2020).
TNI AU tidak hanya menyiapkan tiga unit pesawat saja, melainkan juga menyiapkan para personelnya dari batalion kesehatan. Meski sampai saat ini kita masih menunggu instruksi dari Kemenlu,” ungkap fajar.
Baca juga : Terkait Penularan Virus Corona, Ombudsman Minta. Pemerintah Larang Masuk Warga China
Fajar belum mengetahui berapa banyak WNI nantinya yang akan dievakuasi. Tapi sejauh ini Pemerintah China telah melarang transportasi dari dan ke luar wilayah Wuhan.
Sementara itu, tenaga medis dari TNI AU yang akan ditugaskan untuk menjemput WNI di China, kini sudah siap untuk diberangkatkan. Namun, terkait hal ini Fajar tidak memerinci berapa banyak petugas yang akan diperbantukan.
“Semua anggota yang akan berangkat telah dibekali dengan berbagai peralatan medis. Sehingga nantinya kita dapat memantau aktivitas kesehatan mereka mulai saat ini.
“Semua sudah kita siapkan. Mulai anti penularan untuk kru yang menjemput. Itu mungkin dengan masker dan segala macam, kemudian makanannya juga harus dikontrol dan juga begitu kembali nanti akan dikarantina dulu.
Baca juga : 93 WNI Berada di Wuhan, Tak Ada yang Terjangkit Virus Korona
Jadi tidak langsung turun langsung bebas, dikarantina dulu. Yang kita siapkan itu, briefingnya demikian,” terang Fajar.
Hingga saat ini terdapat 243 WNI berada di Provinsi Hubei, China, dan 100 di antaranya berada di Kota Wuhan. Wabah Virus Corona di China hingga Rabu pagi telah mengakibatkan 132 orang tewas dan 103 lainnya diizinkan meninggalkan rumah sakit.
Data pemerintah setempat menyebutkan bahwa terdapat 5.997 orang di China dinyatakan positif 2019-nCoV, termasuk delapan orang di Hong Kong, tujuh di Makau, dan delapan di Taiwan.
Selain itu, terdapat pula 9.239 orang dinyatakan sebagai terduga terinfeksi 2019-nCoV. Satu kasus baru ditemukan di Daerah Otonomi Tibet di wilayah barat daya China.















































