Beranda Aparatur Kapolda Sumut Pimpin Konferensi Pers, Pengungkapan Kasus Menonjol Tindak Pidana Narkotika

Kapolda Sumut Pimpin Konferensi Pers, Pengungkapan Kasus Menonjol Tindak Pidana Narkotika

Kapolda Sumut pimpin Konferensi Pers, Pengungkapan Kasus Menonjol Tindak Pidana Narkotika

Senin, 09 Maret 2020, wib/ Kontributor: Leodepari/ Ediror: M. Sukur

Investigasipos.com. MEDAN -Kapolda Sumut pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Menonjol Tindak Pidana Narkotika oleh Ditresnarkoba Polda Sumut bertempat di Rumkit Bhayangkara Tk. II Medan. Senin (09/03).

Dalam kesempatan ini Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si di dampingi, Dir resnarkoba, Kabid Humas, Personil Ditresnarkoba Polda Sumut dan Insan Pers Yang Hadir

Pengungkapan kasus ini adalah keberhasilan dari Direktorat Narkotika bekerjasama dengan Polres jajaran Polda Sumut periode Januari hingga 08 maret 2020.

Baca juga : Penuhi Permintaan Warga, Polres TPI Melalui Polsek TPI Barat. Bantu Air Bersih Gunakan Lori Tanki

Ada 5 kasus yang berhasil diungkap Dit resnarkoba Polda Sumut dimana kasus ini adalah 2 kelompok jaringan internasional dari Malaysia, Riau ke Tapsel dan Malaysia, Aceh ke Medan.

Ada 7 tersangka yg di ringkus yaitu Ridwan Toha Sinaga, Feri Agus Jaya Nainggolan, Muhajir, Muammar Juanda, Syarifudin, Zulkifli (MD), Muhammad Yendra berikut Barang Bukti yang di amankan adalah 22,52 Kg Sabu & 11 Ribu Butir Pil Ecstasy

Kapolda Sumut menyampaikan saat ini Sumut sudah darurat narkotika dan Kapolda Sumut menyampaikan bahwa Polda Sumut tak main- main dengan narkotika. Dan kita akan menindak tegas segala pelaku termasuk anggota Polda Sumut.

Baca juga : DPD AJO Indonesia Kepri, Anjangsana ke Polda Kepri. Hasilkan kerjasama

“Buktinya ada 2 perwira kita yang terlibat dan saat ini sudah kita tahan di sel Polda Sumut dan selanjutnya akan kita proses utk pemberhentian tidak dengan hormat” ucap Kapolda Sumut di hadapan awak media.

Pasal Yang Dilanggar para tersangka yaitu 114 Ayat 2 Subs. Pasal 112 Ayat 2 Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Kapolda mengatakan akan memberikan sanksi hukuman yang seberat- beratnya untuk para tersangka yaitu Pidana Mati, Pidana Penjara Seumur Hidup atau Paling Singkat Penjara 6 Tahun dan Paling Lama 20 Tahun, Pidana Denda Paling Sedikit Rp.1 Miliyar & Paling Banyak Rp.10 Miliyar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here