Beranda Nasional Terbebani Biaya Tak Pantas, Masyarakat Desak Gubernur Kepri Cabut Syarat SE Terbaru

Terbebani Biaya Tak Pantas, Masyarakat Desak Gubernur Kepri Cabut Syarat SE Terbaru

Poto Gubernur Kepri, Ansar Ahmad  saat meninjau Vaksinasi

Selasa, 17 Agustus 2021

Investigasipos.com | KEPRI – Surat Edaran (SE) terbaru Gubernur Kepri Nomor 558/SET-STC19/VIII/2021 yang mengatur perihal perjalanan orang dalam negeri dn internasional dipersoalkan publik.

Bahkan masyarakat meminta Gubernur Kepri meninjau ulang bahkan mencabut Surat Edaran (SE) terbaru yang telah dikeluarkan dan ditetapkan pada tanggal 16 Agustus 2021 kemarin, sebagai langkah pencegahan penyebaran covid-19.

Adapun satu diantara Surat Edaran (SE) tersebut mengatur tentang syarat-syarat perjalanan bagi masyarakat (calon penumpang) yang mengunakan sarana transportasi, baik Laut maupun Udara.

Dalam aturan itu, calon penumpang yang akan melakukan perjalanan harus menyertakan Surat Keterangan bebas covid-19 berdasarkan hasil tes swab polymerase chain reaction (PCR).

Meski bertujuan baik dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, namun pembiayaan yang harus dikeluarkan untuk tes swab PCR tersebut sangatlah tidak pantas, terlalu mahal dan membebani masyarakat (calon penumpang red).

“Kami sangat keberatan
dengan SE ini, bukanya membantu masyarakat yang terpuruk akibat covid-19, malah justru membebani dengan biaya tes swab PCR yang tak pantas dan melebihi ongkos Pesawat,” kata Husni warga BT IX.

Bukan itu saja, bahkan syarat tes swab PCR ini juga dikeluhkan oleh sejumlah penumpang pesawat yang akan melakukan perjalanan udara khususnya rute dari Tanjungpinang ke Tambelan Bintan.

Penumpang mengaku, aturan baru ini sangat memberatkan mereka. Karena sebelumnya calon penumpang cukup menyertakan surat keterangan bebas covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen saja tanpa biaya mahal.

Lalu setelah Surat Edaran (SE) terbaru Gubernur Kepri keluar, pihak maskapai mulai mengingatkan calon penumpang untuk melengkapi surat keterangan bebas covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR yang ongkosnya sangat tidak pantas dan terlalu mahal.

“Kami tidak keberatan dengan syarat SE baru Gubernur Kepri, Ansar berdasarkan hasil tes swab PCR, namun jangan kami dibebani dengan pembiayaan yang mahal dan tak pantas,” ucap ‘R’ salah satu calon penumpang.

Saran saya, jika Gubernur ingin membuat tambahan kebijakan dalam rute perjalanan, tolong jangan mencari kesempatan untuk menyusahkan warga dengan membebani biaya baru yang tak pantas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini tiket pesawat rute Tanjungpinang ke Tambelan berkisar Rp 390 ribu. Lalu dengan adanya SE Gubernur Kepri yang baru biaya calon penumpang ditambah dengan biaya baru hasil tes PCR sekitar Rp 525 ribu.

Kemudian menyikapi
tambahan pembiayaan yang tak pantas ini, masyarakat mendesak agar Gubernur Kepri mencabut atau meninjau ulang SE terbaru tersebut dengan mentiadakan pembiayan Tes PCR. (Sukur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here