Pastikan Kawasan Hutan Lindung, DLHK Bersama PolHut Cek Lahan Petani Lome
Kamis, 23 Sep 2021
Investigasipos.com | Bintan – Menindak lanjuti hasil audensi bersama petani, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepri didampingi Polisi Kehutanan (PolHut) turun kelapangan menyisir lokasi Hutan Lindung di Lome dan Malang rapat, Bintan, Senin (21/09/2021) Kemarin.
Hal itu dilakukan untuk mengecek dan memastikan apakah lokasi lahan yang dikelola oleh 17 Kelompok Tani yang tergabung dalam Komunitas Kelompok Tani Wono Agung di Lome dan Malang rapat, Bintan masuk dalam areal Hutan Lindung Negara.
Dibantu RT Lome dan Satpam PT BMW, Pihak DLHK Kepri beserta PolHut melakukan penyisiran satu persatu mengambil titik-titik kordinat di lokasi lahan-lahan yang di kelola oleh para petani.
Pastikan Kawasan Hutan Lindung, DLHK Bersama PolHut Cek Lahan Petani Lome
“Kami hanya menindak lanjuti dan memenuhi hasil Audensi antara Perwakilan Kelompok Tani dan DLHK Kepri saja, yang mana salah satunya mengecek dan memastikan lahan yang dikelola petani masuk lokasi Hutan Lindung atau tidak,” ungkap Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Penyuluhan, Haposan Siregar, S. Hut dihadapn petani dn Satpam BMW
Terpisah, Ketua Komunitas Kelompok Tani Wono Agung, Suwari mengatakan, pihaknya hanya ingin kejelasan terkait status lahan yang dikelola mereka (Petani red) selama ini di Lome dan Malang rapat Bintan.
Pendamping petani, DLHK dan PolHut Cek patok Kordinat Hutan Lindung di Lahan Petani Lome
‘Terkait hal ini, Petani hanya ingin kejelasan saja. Kalau sudah jelas kami kan tau mau memohon pinjam pakai kepada siapa,” tutur Suwari Ketua Komunitas Petani di Lome dan Malang rapat Kabupaten Bintan ini.
“Terimakasih kepada Pak RT, Kepala Desa dan Satpam PT BMW yang telah menemani kami DLHK Kepri dan PolHut di lapangan untuk menjalankan tugas dengan lancar dan aman,” tutup Kasi PMP, Haposan Siregar.
Pendamping petani, DLHK dan PolHut Cek patok Kordinat Hutan Lindung di Lahan Petani Lome
Tak lupa, Ketua Komunitas Kelompok tani Wono Agung, mewakili Pembina Kelompok Tani, FKMTI dan Lembaga KPK Kepri menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak DLHK Kepri dan juga PolHut.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan aman semoga DLHK Kepri dan PolHut di beri kemudahan memproses semua ini, dan kami warga petani bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutup Suwari. (Sukur)














































