Beranda Berita Natuna Sempat Kejar-kejaran, Dua Kapal Ikan Vietnam Akhirnya Berhasil Dibekuk Petugas KKP di...

Sempat Kejar-kejaran, Dua Kapal Ikan Vietnam Akhirnya Berhasil Dibekuk Petugas KKP di Laut Natuna Utara

Sempat Kejar-kejaran, Dua Kapal Ikan Vietnam Akhirnya Berhasil Dibekuk Petugas KKP di Laut Natuna Utara

Sabtu, 08/05/2021

Investigasipos.com | NATUNA – Kembali terjadi dua kapal Trawl nelayan berbendera Vietnam ditangkap Kapal Pengawas Perikanan (KKP) setelah kedapatan mencuri ikan di Laut Natuna Utara.

Sekretaris Jendral KKP, Antam Novambar mengatakan kedua kapal trawl nelayan berbendera Vietnam ini sempat berupaya kabur sebelum ditangkap oleh kapal patroli kita Hiu macan 01.

“Sempat Berupaya kabur dari peringatan aparat patroli kita, dua kapal trawl itu akhirnya dibekuk. penangkapan itu dilakukan pada Kamis (06/5) kemarin,” Kata Antam Novanbar.

Sebelumnya, Kapal patroli kita mendeteksi keberadaan dua kapal nelayan asing yang sedang menangkap ikan mengunakan pukat trawl yaitu TG 92536 TS dan TV 93020 TS.

Sempat saling kejar dengan mengadu kecepatan, dua kapal nelayan asal Vietnam itu akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh Kapal Patroli Hiu Macan Kita,” terangnya.

Saat ini kedua kapal beserta 10 awaknya telah diamankan di Stasiun PSDKP Pontianak untuk proses hukum lebih lanjut.

Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Pung Nugroho Saksono menyampaikan, kali ini modus penangkapan ikan trawl Vietnam hanya mengincar spesies teripang atau mentimun laut.

Pencurian ini tergolong modus operandi baru yang belum pernah ditemui sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa kapal ikan asing ilegal di Laut Natuna Utara benar-benar mengincar semua sumber daya perikanan Indonesia.

“Kemarin mengunakan pukat trawl untuk mengincar ikan dan cumi, dan sekarang malah mengincar teripang pula,” ucapnya.

KKP mencatat di 2021 ada 84 kapal yang berhasil ditangkap dan ditindak. Kapal-kapal itu terdiri dari 68 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 16 kapal ikan asing yang mencuri ikan.

Kita pastikan kedua kapal ikan asing ilegal tersebut akan diproses hukum,” tutup Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Pung Nugroho Saksono. (Wak Fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here